Anti
harus ingat
dengan
Al Baqarah 214 ‘Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga,
padahal
belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang
terdahulu
sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta
diguncangkan
(dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan
orang-orang
yang beriman bersama-sama. ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’
Ingatlah,
sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.’ Atau dalam Al Ankabut
dalam
ayat 2-3. ‘Apakah manusia mengira bahwa mereka dibiarkan (saja)
mengatakan,
‘Kami telah beriman’, sedang mereka tidak diuji lagi? Dan
sesungguhnya
Kami tealh menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka
sesungguhnya
Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia
megnetahui
orang-orang yang dusta.’
Ukhti,
cobaan merupakan sebuah rasa kasih sayang Allah. Yang diberikan
kepada
seluruh hambanya. Manakala seorang hambanya, saat diberikan cobaan. Maka
kita
harus ingat, katakanlah innaa lillahi wa innaa ilayhi raaji’uun. Yaa
Ukhti, ana
juga
akan mengingatkan kepada anti, tentang hadits Abu Razin “Allah Swt. Merasa
heran
kepada seorang hamba yang putus asa padahal Allah Swt. Dapat merubah
segala
sesuatu dengan mudah. Allah Swt. Melihatnya dalam keadaan putus asa, lalu
Dia
tertawa karena jalan keluar sebenarnya sudah dekat” Ukhti, anti harus ingat.
Bahwa
sesungguhnya cobaan yang anti dapatkan, merupakan sebuah ungkapan kasih
sayang
Allah kepada anti. Sungguh besar, kenikmatan yang diberikan Allah kepada kita.
Jika anti menyadarinya! Anti ana sebagai saudara, apalagi ana merasa sebagai
kakak
Anti. Tidak akan mau melihat saudara atau adik ana, berputus asa. Karena,
sebenar-benar
seorang manusia yang terhina, adalah manusia yang berputus asa!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar